Catatan Dungu Orang Dungu

. – Catatan Dungu Orang Dungu –
Datang, mengikuti dan menyaksikan sendiri acara Aksi Bela Islam III hari ini, membuat saya ingin menyampaikan beberapa catatan ;
Apa yang dikatakan oleh sebagian orang non Muslim dan sebagian orang Islam, bahwa yang akan ikut aksi hari ini adalah orang-orang dungu/super bodoh (karena mudah terprovokasi, tidak paham inti ajaran agama Islam, tidak toleran, bukan NKRI sejati, gampang ngamuk, sumbu pendek, dll), dengan ikhlas saya nyatakan apa yang mereka katakan itu benar. Kami hanya sekelompok umat Islam yang dungu.
Saking dungu nya, ada yang rela menjual mobil kesayangannya untuk membeli tiket pesawat pp untuk berpartisipasi dalam aksi ini.
Saking dungu nya, tadi pagi ada seorang nenek yang sudah bungkuk, digandeng anak kecil (mungkin cucunya), rela berjalan kaki dari halte busway Dukuh Atas I sampai Monas.
Saking dungu nya, ada lebih dari 30 mobil pribadi parkir di pinggiran jalan dan si pemilik mobil bersama keluarganya membagi-bagikan sajadah/nasi goreng/nasi uduk/bubur ayam/kue-kue/coklat/air mineral dll pada peserta aksi yang melintasi mobil mereka.
Saking dungu nya, ada seorang penjual soto ayam (saya tanya, namanya pak Suripto) menggratiskan seluruh soto ayam jualannya untuk dimakan peserta aksi.
Saking dungu nya, kami rela bersesak-sesak menggelar sajadah demi tidak menginjak, duduk dan merusak rumput taman.
Saking dungu nya, saya meneteskan airmata dan merinding melihat lautan umat Islam yang memadati Monas dan sekitarnya.
Dan yang paling dungu nya lagi, meskipun diguyur hujan hampir 1 setengah jam, tak seorangpun yang bergeser dari tempatnya. Tetap bertakbir, tetap mendengarkan khutbah dan tetap melaksanakan ibadah sholat Jum’at meskipun sajadah dan pakaian kami basah kuyup. 
Ada hal yang bisa saya ambil hikmahnya dari peristiwa hari ini : Ada hal-hal dalam diri manusia yang tidak bisa dibeli dan dihargai dengan uang, yaitu manakala berkaitan dengan Kekuasaan ALLAH dalam menggenggam dan menggerakkan hati makhluk ciptaan-Nya.
Surah Al-Hujraat, Ayat 7:
وَلَٰكِنَّ اللَّهَ حَبَّبَ إِلَيْكُمُ الْإِيمَانَ وَزَيَّنَهُ فِي قُلُوبِكُمْ وَكَرَّهَ إِلَيْكُمُ الْكُفْرَ وَالْفُسُوقَ وَالْعِصْيَانَ أُولَٰئِكَ هُمُ الرَّاشِدُونَ
Allah menjadikan kamu “cinta” kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah di dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus.
Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca catatan saya yang dungu ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s