“Bita, bisa dateng lebih pagi ga?”, tanya gurunya. “Harus pagi ya bu, ya deh besok aku usahain”, jawab Bita, anak saya yang ketiga, usia 5 tahun. Begitulah kira-kira dialog antara anak saya dengan bu gurunya. Jawaban yang ringkas tapi jitu. Ringkas karena ia tidak perlu menceritakan tetek bengek perihal keterlambatannya, yang mungkin karena ayahnya yang lelet, ayahnya yang sakit perut, ayahnya yang mau makan dulu dst. Jitu karena ia lebih memilih apa yang akan dilakukannya ke depan daripada melihat ke belakang mencari-cari alasan.
Oh anakku terima kasih, ayah bangga padamu.



dari jwaban yang ringkas mngandung arti yang bgtu Universal……
lam knal sob……..